LEGENDA: Karir George Best

George Best atau kadang-kadang dipanggil Geordie atau Georgie Best (22 Mei 1946 – 25 November 2005) merupakan pemain internasional Irlandia Utara dan menjadi leganda Manchester United sebagai pemain sayap yang lincah. Pada tahun 1968 ia menjuarai Piala Eropa (sekarang Liga Champions) dengan United dan dianugerahi European Footballer of the Year dan FWA Footballer of the Year. Oleh Asosiasi Sepakbola Irlandia, dia disebut sebagai “pemain terbesar yang pernah memagai kaus hijauh Irlandia Utara”.

Lahir dan dibesarkan di Belfast, Irlandia Utara, Best memulai karier klubnya di Inggris dengan Manchester United yang sudah mengetahui bakatnya pada usia 15 tahun. Dia kemudian mencapai kesuksesan bersama United dengan mencetak 179 gol dari 470 penampilan selama lebih dari 11 tahun. Gaya permainannya dan dikombinasikan dengan kecepatan, akselerasi, keseimbangan, dua dua kaki yang hidup, tajam, dan kemampuan menyulitkan bek lawan.

Best tiba-tiba pensiun sebagai pemain di United dalam usia yang terbilang masih muda, 27 tahun, pada tahun. Tapi dia kemudian kembali ke sepakbola untuk bermain dengan sejumlah klub sampai akhirnya benar-benar pensiun tahun 1983 pada usia 37 tahun.

Pada level internasional, ia otomatis menjadi pilihan utama dengan penampilan sebanyak 37 kali dan mencetak sembilan gol antara tahun 1964-1977. Meski begitu, dengan kemampuannya yang hebat Best tidak pernah bisa membawa negaranya mencicipi putaran final Piala Eropa atau Piala Dunia.

Personal information
Full name George Best
Date of birth 22 May 1946
Place of birth Belfast, Northern Ireland
Date of death 25 November 2005 (aged 59)
Place of death London, England
Height 5 ft 9 in (1.75 m)
Playing position Winger
Attacking midfielder
Youth career
1961–1963 Manchester United
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
1963–1974 Manchester United 361 (137)
1974 → Jewish Guild (loan) 5 (0)
1974 → Dunstable Town (loan) 0 (0)
1975 Stockport County 3 (2)
1975–1976 Cork Celtic 3 (0)
1976 Los Angeles Aztecs 23 (15)
1976–1977 Fulham 42 (8)
1977–1978 Los Angeles Aztecs 32 (12)
1978–1979 Fort Lauderdale Strikers 28 (6)
1979–1980 Hibernian 17 (3)
1980–1981 San Jose Earthquakes 56 (21)
1980–1982 San Jose Earthquakes (indoor) 21 (33)
1982 Sea Bee 2 (0)
1982 Hong Kong Rangers 1 (0)
1983 Bournemouth 5 (0)
1983 Brisbane Lions 4 (0)
1983 Osborne Park Galeb 1 (1)
1983 Nuneaton Borough 0 (0)
1984 Tobermore United 0 (0)
Total 604 (238)
National team
1964–1977 Northern Ireland 37 (9)
* Senior club appearances and goals counted for the domestic league only.
† Appearances (Goals).

Memiliki bakat hebat dan karisma membuat Best menjadi selebritis pertama di lapangan hijau. Namun gaya hidup mewahnya itu selanjutnya menyebabkan berbagai masalah, terutama alkohol, yang membuatnya menderita di akhir masa tuanya. Masalah-masalah ini mempengaruhi dirinya dan mematikan kariernya di lapangan hijau yang penuh kontroversi. Selama kariernya dia sering mengatakan:

“Saya menghabiskan 90% dari uang saya untuk wanita, minuman dan mobil super cepat. Sisanya saya buang”.

Setelah berhenti beberapa waktu dari sepakbola dia menghabiskannya sebagai pundit, tetapi masalah keuangan dan kesehatannya membuatnya lantas pensiun. Dia meninggal pada tahun 2005 di usia 59 tahun karena penyakit komplikasi akibat obat-obatan. Sebelum meninggal, Best sempat melakukan transplantasi hati yang diberikan oleh NHS pada tahun 2002 yang cukup kontroversial. Best menikah dua kali dan keduanya adalah mantan model, yaitu Angie Best dan Alex Best. Putranya, Calum Best, lahir pada tahun 1981 dari pernikahan pertamanya.

Sebelum meninggal, Best terpilih masuk dalam 16 pemain terbaik IFFHS World Player of the Century yang diadakan tahun 1999 dan merupakan salah satu dari 22 pemain yang dimasukkan ke dalam English Football Hall of Fame pada tahun 2002. Pada tahun 2004 ia juga masuk dalam 19 pemain UEFA Golden Jubilee Poll dan disebut Pele sebagai salah satu dari 125 legenda hidup di dunia.

Setelah kematiannya, pada hari di mana seharusnya menjadi ulang tahunnya yang ke-60, Belfast City Airport berganti nama menjadi George Best Belfast City Airport yang disebut “layak dan penghormatan permanen untuk permainannya yang brilian”. Menurut BBC, Best dikenang oleh para pelayat di pemakaman umum di Belfast sebagai “the beautiful boy” dengan “beautiful game”. Sebuah deskripsi yang kemudian umum disebut dalam sejarah sepakbola dengan kutipan “Maradona good, Pele better, George Best”.

Tahun Awal dan Keluarga

George Best adalah anak pertama dari Dickie Best (1919-2008) dan Anne Best (1922-1978). Ia dibesarkan di Cregagh, Belfast timur. Best dibesarkan di tempat kerohanian Free Presbyterian. Ayahnya adalah anggota Orange Order dan sebagai anak laki-laki George harus menunaikan syarat untuk tinggal di pondok lokal di Cregagh.

Young Ian (left) with George and their parents. He had

Dalam otobiografinya, Best menyebutkan betapa pentingnya perintah itu untuk keluarganya. Best memiliki empat saudara perempuan, Carol, Barbara, Julie dan Grace, dan satu saudara laki-laki, Ian. Ayah Best meninggal pada tanggal 16 April 2008 pada usia 88 di Ulster Hospital di Dundonald, Irlandia Utara. Sedangkan ibu Best, Anne, meninggal karena penyakit kardiovaskular karena kecanduan alkohol pada 1978 pada usia 55 tahun.

Pada tahun 1957, pada usia 11 tahun, Best memiliki bakat akademis sehingga bisa lulus pada usia 11 tahun lebih dan pergi ke Grosvenor High School (setingkat SMA), namun ia segera membolos karena sekolah tersebut mengkhususkan untuk bermain rugby. Best kemudian pergi ke Lisnasharragh Secondary School, untuk bertemu dengan teman-teman dari sekolah dasar dan fokus untuk bermain sepakbola. Ia tumbuh sebagai fans Glentoran dan Wolverhampton Wanderers.

KARIR KLUB

Manchester United

Pada usia 15, Best ditemukan di Belfast oleh pencari bakat Manchester United, Bob Bishop, yang mengirim telegram kepada manajer United Matt Busby: “Saya pikir saya telah menemukan untuk Anda seorang jenius”. Klub lokal Bes sebelumnya Glentoran menolaknya karena dianggap “terlalu kecil dan ringan”. Best kemudian diberikan kesempatan uji coba dan kemudian dikontrak ketua pemandu bakat United, Joe Armstrong.

Pertama kali pindah klub, Best rindu rumah dan hanya dua hari setelah pindah dia kembali pulang ke Irlandia Utara. Ia kembali ke Manchester dan menghabiskan dua tahun sebagai seorang amatir, karena klub Inggris tidak memperbolehkan untuk mengontrak pemain Irlandia Utara. Dia diberi pekerjaan sebagai pesuruh di Manchester Ship Canal, yang memungkinkan dia untuk berlatih bersama klub dua kali seminggu.

Best melakoni debut Divisi Utama saat berusia 17 tahun pada 14 September 1963 melawan West Bromwich Albion di Old Trafford dengan kemenangan 1-0. Dia kemudian kembali menjadi pemain cadangan, sebelum akhirnya dia mencetak gol pertamanya untuk tim utama di penampilan kedua saat menang 5-1 melawan Burnley pada tanggal 28 Desember. Manajer Matt Busby kemudian menetapkan Best sebagai pemain utama di tim dan pada akhir musim 1963-1964, ia telah membuat 26 penampilan dengan mencetak enam gol.

Manchester United menempati posisi kedua, empat poin di belakang Liverpool. Mereka juga mencapai semi-final Piala FA, di mana kemudian kalah dari West Ham United dan menggagalkan kesempatan bagi Best untuk memecahkan rekor pemain termuda yang berlaga di final Piala FA. Rekor tersebut masih dipegang Howard Kendall dari Preston North End yang juga memiliki tanggal ulang tahun yang sama seperti Best. Di musim yang sama, Best menjadi bagian dari Manchester United yang menjuarai FA Youth Cup 1964, gelar FA Youth Cup keenam di bawah manajemen Jimmy Murphy, dan yang pertama sejak bencana udara Munich 1958.

Busby menyadari bahwa lawan akan sering menggunakan permainan kasar untuk mencoba menghentikan teknik yang dimiliki Best, sehingga manajer memberikan latihan yang “kasar, kadang-kadang brutal” untuk mengatasi hal itu. Pada musim 1964-65, musim penuh pertama Best sebagai pemain reguler, ia membantu Manchester United merebut gelar liga. Kemenangan 1-0 di Elland Road terbukti menentukan United sebagai juara berkat selisih gol dengan rival terberat Leeds United. (Leeds merupakan tim yang menyingkirkan United di semifinal Piala FA). Selama satu musim itu Best menyumbang 14 gol dalam 59 pertandingan kompetitif.

Dia mencetak gol pembuka di pertandingan Charity Shield (sekarang Community Shield) di Old Trafford yang berakhir imbang 2-2 melawan Liverpool. Best benar-benar menjadi berita utama meskipun masih berusia 19 tahun ketika ia mencetak dua gol di perempat-final Piala Eropa melawan Benfica di Estádio da Luz pada tanggal 9 Maret 1966. Media Portugal menjulukinya “O Quinto Beatle” atau dalam bahasa Inggris “the fifth Beatle” (Beatles kelima). Bakat dan dan keahliannya bermain bola membuatnya segera menjadi incaran media.

Dia kemudian memiliki julukan lainnya termasuk “Belfast Boy” dan ia sering disebut sebagai Georgie atau Geordie oleh orang asli Belfast. Namun United gagal memenangkan gelar utama di musim 1965-66 dan Best cedera dari 26 Maret dan seterusnya dengan lutut bengkok setelah dilanggar dengan keras oleh pemain Preston North End. Namun staf United mengklaim itu adalah cedera ligamen ringan sehingga Best tetap bermain untuk sisa kampanye. Dia memiliki tidak terlalu percaya kepada staf medis United, sehingga ia diam-diam pergi ke fisioterapis Glentoran untuk menyembuhkan ligamennya dengan prosedur yang menyakitkan. Pertandingan terakhirnya musim ini, dengan proses pengobatan lututnya, datang pada tanggal 13 April dan berakhir 2-0 saat kalah dari Partizan Belgrade di Partizan Stadium.

Musim 1966-1967 menjadi musim sukses bagi United saat meraih gelar dengan selisih empat poin. Best mengatakan “jika kejuaraan diadakan pada laga kandang kami akan menang setiap musim. Kali ini kami membuat perbedaan di laga tandang. Kami masuk ke dalam kerangka berpikir yang benar.” Dalam semusim penuh itu Best mencetak sepuluh gol dalam 45 pertandingan. Ia kemudian membantu Red Devils berbagi gelar Charity Shield dengan Tottenham Hotspur sebagai kampiun Piala FA setelah bermain imbang 3-3. Itu adalah pertandingan pertama yang disiarkan televisi berwarna di Inggris.

Best mencetak dua gol melawan Liverpool dalam kemenangan 2-0 di Anfield, dan juga mencetak hat-trick saat menang 6-0 atas Newcastle United pada dua pertandingan terakhir liga musim ini. Namun kekalahan kandang dari Manchester City harus dibayar mahal karena City kemudian bisa merebut gelar liga dengan unggul dua poin atas United. Namun musim 1967-68 akan selalu dikenang oleh fans United dimana mereka memenangkan Piala Eropa.

Setelah menyingkirkan Maltese Hibernians, United mengatasi Yugoslavian Sarajevo dengan kemenangan kandang 2-1; Best mengkonversi umpan John Aston untuk mencetak gol pertama dan keduanya dan disebut Geoffrey Green dari The Times sebagai “bagian terpenting dari papan catur … pemain dengan penuh fantasi, pemain dengan memiliki sihir yang seperti yang dibayangkan”. Di perempat-final United mampu melewati hadangan klub Polandia Górnik Zabrze dengan agregat 2-1 dalam pertandingan dengan suhu yang sangat dingin di hadapan 105.000 penonton di Silesian Stadium.

Dalam pertandingan ini United kalah 1-0 (tapi di leg pertama United menang 2-0) dimana kekalahan ini disebut sebagai “salah satu laga kandang terbaik yang pernah ditunjukkan, mengingat terjadi semua keadaan yang tidak diinginkan”. Di semifinal United mampu mengalahkan juara enam kali Real Madrid dengan Best mencetak satu-satunya gol di kandang dari jarak 15 meter yang disebut oleh kiper Alex Stepney sebagai salah satu gol terbaik Best.

Dalam pertandingan di Bernabéu, Best dijaga ketat oleh Manuel Sanchis Martínez, tapi ketika ada kesempatan baik Best langsung memberikan umpan lambung kepada Bill Foulkes yang dengan tenang membobol gawang Real untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. United pun lolos ke final dengan kemenangan agregat 4-3. Beberapa hari setelah kembali ke Inggris, sebagai top skor Divisi Utama (28 gol, sama dengan yang dicetak pemain Southampton Ron Davies) Best dianugerahi penghargaan FWA Footballer of the Year sekaligus menjadi pemain termuda yang menerima penghargaan tersebut.

Lawan United di final Piala Eropa yang digelar di stadion Wembley adalah Benfica. Saat rekan-rekannya berstirahat, Best menemukan “cara baru untuk bersantai” sebelum pertandingan besar dengan tidur bersama “seorang wanita muda tertentu yang dipanggil Sue”. Pertandingan sendiri harus diteruskan dengan perpanjangan waktu, dan hanya tiga menit memasuki perpanjangan waktu Best berlari mengelabuhi bek lawan untuk menaklukkan kiper José Henrique yang sudah terkecoh. Dua gol lainnya dari Brian Kidd dan Bobby Charlton menetap kemenangan 4-1 United atas Benfica.

Kemenangan itu tidak hanya menjadi puncak karir Best, tapi bisa dibilang menjadi prestasi terbesar Manchester United, mengingat bencana udara Munich telah merenggut sebagian besar Busby Babes sepuluh tahun sebelumnya. Setelah itu Best juga memenangkan Ballon d’Or pada tahun 1968. Ia menerima suara lebih banyak dari Bobby Charlton, Dragan Dzajic dan Franz Beckenbauer. Ini berarti menjadi gelar ketiga bersama klub saat masih berusia 22 tahun (gelar liga, Piala Eropa, dan Pemain Terbaik Eropa). Setelah ini, kariernya mulai mengalami penurunan.

Patung ‘Holy Trinity’ Best, Law, dan Charlton diresmikan untuk mengenang permainan apik mereka pada kampanye musim 1968-1969. Namun rekrutan baru klub itu tidak berjalan sesuai rencana saat United turun ke posisi 11 di liga sebelum Busby mengumumkan pengunduran dirinya. Best kemudian mengatakan bahwa “Saya semakin merasa bahwa saya merasa sedih pada tim pada waktu di lapangan”.

Best and Law

Dia mencetak 22 gol dalam 55 pertandingan, meskipun hanya dia dan Denis Law yang mencetak lebih dari enam gol di liga. Di Piala Interkontinental, fans dan pemain sama-sama menyaksikan tim mereka kalah dari klub Argentina Estudiantes de La Plata. Soal pertandingan dimana United kalah 1-0 di Estadio Camilo Cichero pada leg pertama dan imbang 1-1 di Old Trafford pada leg kedua, Best mengatakan, “tidak ada takle yang lebih keras dan kotor dari tim Argentina ini.”

Dalam pertandingan kandang, Best ditendang dan diludahi oleh José Hugo Medina, dan kedua pemain itu diusir dari lapangan setelah Best membalasnya dengan pukulan. Meskipun di liga terpuruk, United berhasil mencapai semi-final Piala Eropa (setelah menemui lawan-lawan relatif mudah dikalahkan seperti Waterford United dari Irlandia, Anderlecht dari Belgia, dan Rapid Wien dari Rusia) namun harus tersingkir setelah kalah agregat 2-1 dari AC Milan. United kalah 2-0 di San Siro, serta hanya bisa mencetak satu gol di Old Trafford berkat penampilan gemilang kiper Milan Fabio Cudicini.

Performa United sedikit membaik di bawah bos baru Wilf McGuinness, tapi masih hanya berhasil finis di posisi delapan di musim 1969-70. Best membukukan 23 gol, termasuk enam gol dalam satu pertandingan saat menang 8-2 melawan Northampton Town di atas lapangan yang becek dan berlumpur stadion Country Ground di Piala FA. Pada tahun 2002 publik Inggris memilih kemenangan itu sebagai yang terbaik No.26 dalam daftar 100 Greatest Sporting Moments.

Busby kembali menjadi bos United pada bulan Desember 1970, meskipun musim 1970-1971 juga berakhir tanpa trofi. Best mulai mendapatkan masalah indisipliner. Ia didenda oleh FA karena menerima tiga kartu kuning dan diskors oleh United selama dua minggu setelah hilang dari kereta menuju Stamford Bridge, jadi ia menghabiskan waktu akhir pekannya dengan aktris Sinéad Cusack.

Manajer baru Frank O’Farrell membawa United finis di posisi kedelapan pada musim 1971-1972. Musim itu tercatat momen terbaik termasuk hat-trick Best ke gawang West Ham United dan Southampton, serta gol melawan Sheffield United yang dicetaknya setelah mengalahkan empat bek dengan gerakannya yang lincah.

Namun ia juga dikartu merah saat melawan Chelsea, menjadi subyek ancaman pembunuhan, dan mangkir latihan selama seminggu penuh di bulan Januari dan malah menghabiskan waktunya dengan Miss Great Britain 1971, Carolyn Moore. Pada 17 November, ia menjadi berita utama tulisan Eamonn Andrews, “This Is Your Life”. Dengan 27 gol dalam 54 penampilan, Best menjadi pencetak gol terbanyak klub untuk keenam kalinya – dan menjadi yang terakhir – secara berturut-turut. Best kemudian mengumumkan pensiun dari sepakbola, tapi tetap muncul untuk pelatihan pra-musim, dan terus bermain.

George Best and Carolyn Moore

Penurunan United berlanjut di musim 1972-73 dan Best menjadi bagian dari “para penjaga tua” yang nyaris tidak ada gantinya karena kurang adanya pemain muda berbakat. Frustrasi dengan penurunan klub, Best menghilang pada bulan Desember untuk pesta di klub malam di London. Dia diskors dan dimasukkan dalam daftar transfer dengan banderol £ 300.000. Setelah O’Farrell digantikan oleh Tommy Docherty, Best mengumumkan pensiun untuk kedua kalinya. Ia melanjutkan latihan pada tanggal 27 April.

Pertandingan terakhir kompetitif Best untuk klub terjadi pada 1 Januari 1974 melawan Queens Park Rangers di Loftus Road, dimana United kalah 3-0. Ia mangkir latihan selama tiga hari dan dihukum oleh Docherty, meskipun ia mengklaim bahwa Docherty telah membohonginya. Best ditangkap dan dituduh mencuri mantel bulu, paspor, dan buku cek dari Marjorie Wallace, namun kemudian ia dibersihkan dari semua tuduhan. United kemudian terdegradasi ke Divisi II pada musim 1973-1974.

Best bermain di United ketika nomor jersey diberikan sesuai dengan posisi dan bukan keinginan pemain. Ketika Best bermain di sayap kanan, yang kemudian menjadi penampilannya yang terkenal dari tahun 1966 dan 1968 di Piala Eropa, ia mengenakan nomor 7. Ketika bermain sebagai pemain sayap kiri, di mana ia bermain secara eksklusif di musim debutnya dan si hampir keseluruhan musim 1971-72, ia memakai nomor 11.

Best mengenakan nomor 8 di hampir keseluruhan musim di tahun 1960, tapi lebih banyak lagi pada musim 1970-1971. Dia bermain di gelandang tengah-kiri (memakai nomor 10) pada tahun 1972 ketika ia terkenal berjalan keluar dari United pertama kali tapi kembali dengan nomor 11 pada musim gugur tahun 1973. Bahkan Best juga pernah satu kali memakai nomor 9 di United, ketika Bobby Charlton cedera, pada 22 Maret 1969 di Old Trafford dan mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 atas Sheffield Wednesday. Secara total Best membuat 470 penampilan untuk Manchester United di semua kompetisi antara tahun 1963-1974 dan mencetak 179 gol. Selama dekade berikutnya ia mengalami penurunan yang semakin cepat, berpindah-pindah ke beberapa klub, termasuk merantau di Afrika Selatan, Irlandia, Amerika Serikat, Skotlandia, dan Australia.

Tahun-Tahun Kemudian

Bermain hanya lima pertandingan kompetitif untuk Jewish Guild di Afrika Selatan, Best menuai kritik karena mangkir di beberapa sesi latihan. Selama waktu yang singkat di sana, ia adalah magnet utama yang mampu menarik ribuan penonton untuk melihat pertandingan.

Best memiliki karier yang singkat di Cork Celtic pada bulan Desember 1975 dan Januari 1976. Dia membuat debutnya di League of Ireland melawan Drogheda United di Flower Lodge pada tanggal 28 Desember. Ia hanya bermain di tiga pertandingan liga, lainnya melawan Bohemians dan Shelbourne. Meskipun dia bisa menarik kerumunan penonton nyatanya ia gagal mencetak gol atau menampilkan permainan yang mengesankan. Gagal mencapai kesepakatan kontrak dan tidak dimainkan lagi dalam pertandingan membuat Best akhirnya meninggalkan klub.

Best di Fulham

Dia mulai mengalami sedikit peningkatan dalam permainannya saat bermain di klub Divisi II Fulham pada 1976-1977. Meskipun ia telah kehilangan kecepatannya, ia menunjukkan bahwa keahliannya masih ada. Penampilannya bersama The Cottagers yang paling diingat adalah ketika Hereford United pada 25 September 1976 di mana ia men-tackle rekannya sendiri serta teman tuanya minum, Rodney Marsh. Best menyatakan di kemudian hari bahwa ia menikmati waktunya di Craven Cottages, meskipun tidak memenangi satu gelar pun.

Best bermain untuk tiga klub di Amerika Serikat: Los Angeles Aztec, Fort Lauderdale Strikers dan San Jose Earthquakes. Ia juga pernah bermain untuk Detroit Express pada tur Eropa. Best menikmati waktunya di Amerika Serikat setelah sukses mencetak 15 gol dalam 24 pertandingan di musim pertamanya dengan Aztec dan dinobatkan sebagai gelandang terbaik kedua oleh NASL. Dia dan manajer Ken Adam membuka “Bestie’s Beach Club” (sekarang disebut “The Underground” setelah muncul sistem kereta bawah tanah London) di Hermosa Beach, California pada tahun 1970-an, dan terus beroperasi sampai tahun 1990-an.

Best membuat gempar ketika ia kembali ke Inggris untuk bermain dengan klub Skotlandia Hibernian. Klub ini mengalami masalah finansial dan terancam terdegradasi Divisi Premier. Best bergabung dan bersedia “dibayar per laga” setelah ketua klub Tom Hart menerima kabar reporter Edinburgh Evening News bahwa ia tersedia.

Hibernian

Meskipun Best gagal menyelamatkan “Hibs” dari degradasi, pemasukan dari tiket meningkat secara dramatis dengan perolehan keuntungan empat kali lipat pada pertandingan pertamanya di Easter Road. Salah satu insiden Best yang terkenal adalah ketika ia dipecat oleh “Hibs” setelah ia minum besar-besaran dengan tim rugby Perancis yang berada di Edinburgh untuk bertandinga melawan Skotlandia. Ia dibawa kembali seminggu kemudian. Pada Agustus 1982, ia bermain 20 menit untuk Scone Thistle melawan Scone Amateurs; penampilan yang membantunya untuk melunasi tagihan pajak penghasilan.

Dia kembali ke Amerika Serikat untuk bermain dengan San Jose Earthquakes yang disebut sebagai pemain “pinjaman”, meskipun ia hanya beberapa kali bermain untuk “Hibs” di Divisi Utama musim berikutnya. Ia kembali untuk yang terakhir kali ke Easter Road pada tahun 1984, untuk pertandingan testimonial Jackie McNamara melawan Newcastle United. Pada musim ketiga di AS, Best hanya mencetak satu gol dalam 12 penampilan.

Sea Bee

Kepindahannya ke Fort Lauderdale dan San Jose tidak begitu membahagiakan, saat kehidupan di luar lapangan kembali mengambil kendali hidupnya lagi. Setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Bolton Wanderers pada tahun 1981, ia diundang sebagai pemain tamu dan bermain tiga pertandingan untuk dua tim Hong Kong di Divisi Utama (Sea Bee dan Rangers) pada tahun 1982.

Pada akhir tahun 1982, manajer Bournemouth Don Megson merekrut Best yang sudah berusia 36 tahun dan bermain di Divisi III. Ia tetap berada di sana sampai akhir musim 1982-83, ketika ia akhirnya pensiun dari sepakbola pada usia 37.

Best bermain dalam pertandingan persahabatan untuk Newry Town melawan Shamrock Rovers pada Agustus 1983, sebelum mengakhiri karier profesionalnya tepat 20 tahun setelah bergabung dengan Manchester United dengan permainan singkat sebanyak empat pertandingan untuk Brisbane Lions di Australian National League Soccer selama musim 1983. Ia juga menjadi pemain tamu dalam pertandingan eksibisi antara Dee Why Football Club dan Manly Warringah tanggal 27 Juli 1983; Dee Why menang 2-1 dan Best mencetak gol kemenangan.

Pada tanggal 8 Agustus 1988, sebuah pertandingan testimonial diadakan untuk Best di Windsor Park. Pertandingan itu juga dihadiri Sir Matt Busby, Jimmy Murphy, dan Bob Bishop, pencari bakat yang menemukannya. Sementara yang ikut bermain di antaranya adalah Osvaldo Ardiles, Pat Jennings dan Liam Brady. Best mencetak dua gol, satu gol dari luar kotak penalti, yang lain dari titik penalti.

Karir Internasional

Ia memperkuat tim nasional Irlandia Utara sebanyak 37 kali dan mencetak sembilan gol. Dari sembilan gol internasional tersebut, empat gol dicetak Best saat melawan Siprus dan lainnya saat melawan Albania, Inggris, Skotlandia, Swiss, dan Turki.

Pada tanggal 15 Mei 1971, Best mencetak “gol” yang mungkin paling terkenal dalam kariernya di Windsor Park di Belfast melawan Inggris. Kiper Inggris Gordon Banks, mencoba melambungkan bola untuk ditendang, namun Best berhasil menendangnya mendahului Banks untuk menendang bola melambung ke atas kemudian menanduknya untuk mencetak gol ke gawang yang kosong. Meskipun gol itu sah, namun wasit Alistair Mackenzie menganulirnya.

Best terus menjadi pilihan tim Irlandia Utara selama tahun 1970-an, meskipun permainannya naik-turun dan bermasalah di luar lapangan. Masih ada sekilas kejeniusannya; pada tahun 1976, Irlandia Utara ditarik melawan Belanda di Rotterdam sebagai salah satu pertandingan kualifikasi mereka di Piala Dunia 1978. Belanda, sebagai runner-up di Piala Dunia 1974 dan 1978 dengan pemain bintang bintang mereka Johan Cruyff, berada di puncak saat itu. Lima menit setelah pertandingan dimulai Best menerima bola melebar di sebelah kiri.

Alih-alih menuju gawang, ia justru berbalik langsung menuju tengah lapangan, berkelok-kelok melewati setidaknya tiga pemain Belanda dan menemukan jalan menuju Cruyff berada di kanan lebar. Best memberikan menuju Cruyff dan melewatinya dengan memasukkan bola di antara kedua kakinya – apa yang pada waktu itu disebut sebagai permaianan terbaik di dunia.

Best dipertimbangkan oleh manjer Billy Bingham untuk Piala Dunia 1982, namun pada usia 36 tahun dengan keterampilan sepak bola yang sangat menurun dan masalah kegemarannya minum (dan lima tahun berhenti bermain sejak permainan terakhirnya), dia tidak dipilih untuk masuk skuad Irlandia Utara.

Dia seharusnya bisa bermain lebih banyak lagi, tapi ia lebih sering memilih untuk keluar berpesta daripada bertanding.
TROPHIES AND HONOURS

Manchester United

Football League First Division (2): 1964–65 & 1966–67
Charity Shield (2): 1965, 1967
European Cup (1): 1968
FA Youth Cup (1): 1964

Individu

FWA Footballer of the Year (1): 1967–68
Ballon d’Or (1): 1968
PFA Team of the Year: 1977
Gelar doktoral dari Queen’s University Belfast: 2001
Freeman of Castlereagh: 2002
Masuk dalam English Football Hall of Fame: 2002
UEFA Golden Jubilee Poll: 2004
FIFA 100: 2004
PFA Merit Award: 2006
PFA England League Team of the Century (1907 to 2007): 2007
FWA Tribute Award: 2007
European Hall of Fame (Player): 2008

000ca654 copy

Kehidupan Pribadi

Selama tahun-tahun awal di Old Trafford, Best adalah seorang remaja pemalu yang melewati waktu luangnya di ruang snooker. Namun ia kemudian menjadi terkenal karena rambutnya yang panjang, penampilan yang bagus di lapangan dan gaya hidup mewah bak selebriti, dan muncul di Top of the Pops di 1965.

Dia membuka sebuah klub malam bernama Slack Alice di Bootle Street di Manchester pada tahun 1973 dan dimiliki restoran di kota termasuk Oscar, di Waldorf Hotel. Ia juga dimiliki butik fashion bermitra dengan Mike Summerbee dari Manchester City.

Best menikahi Angela MacDonald-Janes pada tanggal 24 Januari 1978 di Candlelight Wedding Chapel di Las Vegas, setelah bertemu di Amerika Serikat saat Best bermain untuk Los Angeles Aztec. Anak mereka, Calum, lahir pada tahun 1981, tetapi mereka berpisah pada tahun berikutnya dan bercerai pada tahun 1986. Keponakannya dari pernikahan pertamanya adalah aktris Samantha Janus, yang merupakan putri dari kakak Angie MacDonald-Janes

Ia kemudian menikah dengan Alex Pursey pada tahun 1995 di Kensington dan Chelsea, London. Mereka bercerai pada tahun 2004 dan tidak punya anak. Dia dilaporkan telah memiliki dua anak perempuan dengan perempuan lain. Pada tahun 2004, Alex Best (Pursey) muncul sebagai kontestan pada program reality televisi I … Get Me Out of Here! dan menuduh Best melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya selama pernikahan mereka. Masalah ini, pada kenyataannya, yang tercakup dalam biografi resmi Best tahun 1998 “Bestie” di mana dia membantah pernyataan Alex bahwa Best meninju wajahnya lebih dari satu kali.

Alex Best (Pursey)

Sebelumnya dalam buku itu diungkapkan bahwa ia memukul pacarnya yang lain setidaknya sekali dan ditangkap dan didakwa dengan tuduhan serangan terhadap seorang pelayan, Stevie Sloniecka, pada November 1972, ketika ia mengalami patah hidung di sebuah klub malam Ruben, Manchester. Dia berhasil mempertahankan argumennya ketika kasus sampai ke pengadilan pada Januari 1973 oleh pengacara George Carman QC, teman minum terdekat best, sebagaimana diakui dalam bukunya, Scoring at Half Time.

Frank Evans, mantan mitra bisnis Best, mengklaim dalam bukunya yang terbit tahun 2009, The Last British Bullfighter, tentang bagaimana Carman menawarkan kepada gangster Manchester “uang tunai” pada tahun 1973 untuk mematahkan kaki Best ketika ia mengetahui bahwa Best telah berselingkuh dengan istri keduanya, Celia. Tawaran Carman itu ditolak dengan sebuah peringatan dari gangster: “Saya tidak memilah perselisihan domestik dan saya tidak akan menyakiti George [Best]. Jadi Anda bisa ambil uang Anda dan pergi ke tempat lain. Tapi saya beri tahu… Jika terjadi apa-apa dengan George saya sudah tahu siapa yang melakukannya dan saya akan mendatangi Anda.”

Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, saat berada pada puncak kariernya, Best digunakan produk iklan Cookstown Sausages dengan frasa “sosis terbaik keluarga Best”. Pada tahun 2007 sebuah plakat peringatan dipasang di luar pabrik babi di kota County Tyrone.

Best menjadi cameo di film komedi Inggris tahun 1971, Percy. Pada tahun 1984 ia membuat album kebugaran dengan Mary Stävin yang disebut Shape Up and Dance. Sebuah film tentang biografi Best dirilis pada Mei 2000 dan John Lynch berperan sebagai George Best. Band rock Indie The Wedding Present menamai album pertamanya George Best, dan menampilkan Best di sampul mengenakan jersey merah Manchester United. Setelah kematiannya, Brian Kennedy dan Peter Corry merilis sebuah single berjudul George Best – A Tribute.

Pada tahun 2007, majalah GQ memilihnya sebagai salah satu dari 50 pria paling stylish dalam 50 tahun terakhir.

Best setidaknya memiliki enam otobiografi dan biografi resmi:

Bestie (ditulis bersama dengan Joe Lovejoy),
The Good, The Bad dan The Bubbly (dengan Ross Benson)
Blessed: The Autobiography (dengan Roy Collins)
George Best: A Celebration (Bernie Smith dan Maureen berburu)
Scoring at Half Time (dengan Martin Ksatria).
Hard Tackles and Dirty Baths (dengan Harry Harris)
Ketika Best bermain sepakbola, gaji hanya sebagian kecil dari sumber kekayaannya saat ini, tapi dengan image bintang pop dan status selebriti, Best masih mendapatkan pemasukan yang teratur. Dan uangnya hampir semuanya habis. Ketika ditanya apa yang terjadi dengan uang yang telah diterima, Best berkata: “Saya menghabiskan banyak uang untuk minuman keras, burung-burung (perempuan) dan mobil cepat. Sisanya terbuang sia-sia.”

Pecandu Alkohol

Best melewati hampir sebagian masa hidupnya sebagai pecandu alkohol yang menyebabkan banyak kontroversi dan, akhirnya, kematian. Pada tahun 1981, saat bermain di Amerika Serikat, Best mencuri uang dari tas seorang wanita untuk mendanai sesi minum. “Kami sedang duduk di sebuah bar di pantai, dan ketika ia bangun untuk pergi ke toilet saya membungkuk dan mengambil semua uang yang dia punya dalam tasnya.”

Pada tahun 1984, Best menerima hukuman penjara tiga bulan karena mengemudi dalam keadaan mabuk, menyerang seorang polisi dan tidak bisa membayar jaminan. Dia menghabiskan Natal tahun 1984 di belakang jeruji besi dan ternyata ia bermain sepak bola untuk Ford Open Prison.

Pada bulan September 1990, Best muncul di edisi primetime BBC chat show Wogan dimana ia sangat mabuk dan bersumpah, pada satu titik mengatakan kepada pembawa acara, “Terry, aku suka meniduri”. Dia kemudian meminta maaf dan mengatakan ini adalah salah satu episode terburuknya sebagai pecandu alkohol.

Best didiagnosa menderita kerusakan hati yang parah pada Maret 2000. Pada tahun 2001, ia dirawat di rumah sakit karena sakit pneumonia. Pada bulan Agustus 2002, ia menjalani transplantasi hati yang sukses di King’s College Hospital, London. Transplantasi dilakukan dengan biaya NHS, keputusan yang kontroversial karena Best adalah pecandu alkohol. Kontroversi ini kembali mencuat pada 2003 ketika ia terlihat secara terbuka minum anggur putih spritzers.

Pada tanggal 2 Februari 2004, Best dihukum lagi karena mengemudi dalam keadaan mabuk dan dilarang mengemudi selama 20 bulan.

Kematian

Best terus minum, dan kadang-kadang terlihat di pub lokal di Surbiton, Greater London. Pada tanggal 3 Oktober 2005 Best menjalani perawatan intensif di rumah sakit swasta Cromwell Hospital di London karena menderita infeksi ginjal yang disebabkan oleh efek samping obat immune-suppressive yang digunakan untuk mencegah tubuhnya menolak transplantasi hati. Pada tanggal 27 Oktober, surat kabar menyatakan bahwa Best sepertinya tidak akan tertolong lagi nyawanya dan telah mengirim pesan perpisahan untuk orang yang dicintainya.

Awalnya kondisi Best membaik, tetapi kemudian memburuk lagi pada bulan November. Pada tanggal 20 November tabloid Inggris News of the World menerbitkan foto Best atas permintaannya sendiri, yang menunjukkan dirinya di ranjang rumah sakit bersama dengan apa yang dilaporkan menjadi pesan terakhirnya: “Jangan mati seperti saya”.

Pada dini hari 25 November 2005, pengobatan dihentikan, ia akhirnya meninggal pada usia 59 tahun setelah bertahan lebih lama dari perkiraan dokter karena infeksi paru-paru dan kegagalan fungsi organ multiple.

Untuk menghormati Best, Premier League mengumumkan untuk mengheningkan cipta satu menit di semua pertandingan liga yang akan terus dilakukan selama akhir pekan kematiannya; ini diabaikan di banyak tempat dan memilih untuk memberikan tepuk tangan selama satu menit untuk menghormatinya.

Pertandingan pertama di Old Trafford setelah kematian Best adalah pertandingan Piala Liga melawan West Bromwich Albion, klub yang menjadi lawan Best saat menjalani debutnya bersama Manchester United pada tahun 1963. Pertandingan, yang dimenangi United, didahului dengan penghormatan oleh mantan rekan setimnya Sir Bobby Charlton. Putra Best Calum dan mantan rekan satu tim yang bermain bersama best di laga debut melawan WBA, bergabung dengan skuad United di lapangan untuk mengheningkan cipta satu menit, di mana semua fans yang hadir di stadion mengangkat foto Best sebelum pertandingan.

Pemakaman

Jenazah Best meninggalkan rumah keluarga di Cregagh Road, Belfast Timur, setelah pukul 10:00 waktu setempat, pada hari Sabtu tanggal 3 Desember 2005. Iring-iringan kemudian melakukan perjalanan jarak pendek ke Stormont. Rute ini dipenuhi oleh sekitar 100.000 pelayat. Pukul 11:00 sambutan di Grand Hall kepada sekitar 25.000 pelayat di dalam Stormont. Saat iring-iringan meninggalkan Stormont, pipa Gilnahirk dimainkan oleh grup musik. Pemakaman itu disiarkan secara langsung di beberapa stasiun televisi termasuk BBC One. Setelah itu, Best dikremasi dan abunya dimakamkan di samping ibunya Annie Elizabeth Kelly dalam sebuah upacara pribadi di puncak bukit Roselawn Cemetery, menghadap ke timur Belfast.

Tanda Peringatan

Belfast City Airport diganti namanya menjadi George Best Belfast City Airport sebagai penghargaan untuk Best. Nama baru itu diresmikan dan ditandatangani pada pertemuan keluarga Best dan teman-temannya di bandara pada tanggal 22 Mei 2006, dimana bertepatan dengan ulang tahun Best yang ke-60.

Jajak pendapat yang dilakukan di Irlandia Utara mengenai nama baru bandara itu menghasilkan 52% suara yang mendukung dan 48% menolak. Partai Unionis Demokratik (DUP) dan wakil pemimpin dari Anggota Parlemen East Belfast, Peter Robinson, menyatakan memberikan nama Best untuk bandara tidaklah tepat dan harusnya diberikan untuk nama sebuah stadion.

Pada bulan Maret 2006, maskapai Flybe, pesawat Dash 8 (Q400) diberi nama The George Best. Pesawat ini kemudian digunakan sebagai layanan untuk membawa keluarga Best ke Manchester dalam upacara peringatan untuk Best.

Pada bulan Juni 2006, Sarah Faberge, cucu-besar dari Kekaisaran Jeweller Rusia, Peter Carl Faberge ditugaskan untuk membuat George Best Egg, dalam penghormatan. Sebuah edisi yang sangat terbatas dengan hanya memproduksi 68 telur. Semua keuntungan dari penjualan telur itu diberikan ke George Best Foundation, yang mempromosikan kesehatan melalui olahraga dan memberikan bantuan kepada orang yang bermasalah dengan alkohol dan narkoba. Telur pertama dari koleksi ini sekarang secara permanen ada di George Best Airport.

Untuk memperingati ulang tahun pertama setelah kematian Best, Ulster Bank menerbitkan satu juta peringatan ‘five pound notes’. Catatan terjual habis dalam lima hari dimana catatan itu dijual di situs lelang online eBay dengan harga sampai £ 30.

Pada bulan Desember 2006 George Best Memorial Trust diluncurkan dengan niat penggalangan dana untuk memperoleh £ 200.000 untuk biaya sebuah patung perunggu seukuran tubuh George Best. Pada tahun 2008 uang itu masih belum terkumpul sampai seorang kontraktor, Doug Elliott, mengumumkan pada 29 Januari 2008, bahwa ia akan mendanai sisanya untuk memulai proyek tersebut.

Sumber: wikipedia

000ca654 copy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: