Manajer: David Moyes (2013-2014)

Foto0969-1

(1 Juli 2013-22 April 2014)

Setelah Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada 8 Mei 2013, teka-teki siapa penggantinya di Manchester United santer diberitakan. Namun, akhirnya itu terjawab setelah United menunjuk David Moyes yang saat itu menukangi Everton sebagai pengganti. Bahkan, penunjukan Moyes adalah atas rekomendasi Sir Alex dan Sir Bobby Charlton.

Personal information
Full name David William Moyes
Date of birth 25 April 1963
Place of birth Bearsden, East Dunbartonshire, Scotland
Playing position Centre-back
Youth career
1978 ÍBV Vestmannaeyjar
1978–1980 Drumchapel Amateurs
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
1980–1983 Celtic 24 (0)
1983–1985 Cambridge United 79 (1)
1985–1987 Bristol City 83 (6)
1987–1990 Shrewsbury Town 96 (11)
1990–1993 Dunfermline Athletic 105 (13)
1993 Hamilton Academical 5 (0)
1993–1999 Preston North End 143 (15)
Total 535 (46)
National team
1980 Scotland U18
Teams managed
1998–2002 Preston North End
2002–2013 Everton
2013–2014 Manchester United

Moyes resmi ditunjuk sebagai manajer United pada bulan Mei 2013 dan resmi menakhodai United mulai tanggal 1 Juli 2013 dengan durasi kontrak enam tahun. “Ketika mendiskusikan para kandidat, kami merasa melakukan keputusan tepat dengan menyetujui secara bulat pada David Moyes,” kata Fergie di situs resmi klub saat itu. “David adalah orang yang punya integritas hebat dengan etika kerja yang kuat. Saya kagum dengan kerja dia sejak lama dan saya pernah mendekatinya pada 1998 untuk mendiskusikan posisi sebagai asisten manajer di sini,” tambahnya.

Untuk menyambut “orang terpilih” itu, fans United memasang spanduk The Chosen One di tribun Stretford End. Spanduk itu dibuat oleh kelompok suporter Stretford End Flags dan terpampang sejak Agustus 2013. Spanduk itu nyaris dicopot oleh sejumlah pendukung Setan Merah setelah Wayne Rooney takluk 0-3 dari Manchester City pada 25 Maret 2014. Namun, petugas stadion berhasil mencegah aksi itu.

Spanduk itu dicopot dari Old Trafford sebelum pertandingan antara Manchester United melawan Norwich City, Sabtu (26/4/2014), yang juga menjadi debut manajer anyar Ryan Giggs. Setelah Moyes dipecat, fans berencana menyumbangkan spanduk itu ke Museum Sepak Bola Nasional di Manchester.

Sebagai bentuk perlawanan terhadap spanduk tersebut, sejumlah pendukung MU mengumpulkan dana sekitar 840 poundsterling untuk menerbangkan spanduk bertuliskan “Wrong One – Moyes out” dengan pesawat di atas Stadion Old Trafford saat MU melawan Aston Villa pada 29 Maret 2014.

Namun, kelompok fans yang masih mendukung Moyes membalas spanduk itu dengan cara yang sama. Yakni menerbangkan spanduk dengan pesawat. Spanduk bertulis  “Thank you Moyes-Malta FF” itu diterbangkan di sela-sela laga United vs Norwich City di Old Trafford pada 26 April 2014. Aksi tersebut dikabarkan dibuat oleh sejumlah fans MU yang tergabung dalam grup Facebook bernama “Football Forum” terkait dengan pemecatan David Moyes sebagai manajer Setan Merah pada 22 April 2014. Meski begitu, sejumlah media Inggris menilai spanduk itu justru menyindir Moyes.

Moyes secara resmi dipecat pada 22 April 2014. Kinerja manajar asal Skotlandia ini dinilai sangat tidak memuaskan sehingga manajemen The Red Devils tak mau menunggu hingga akhir musim untuk memutus kontraknya. Selama 10 bulan menjadi bos, dia gagal mempersembahkan hasil yang sesuai ekspektasi. Bahkan, di akhir musim United terdampar di posisi tujuh dan gagal lolos ke Liga Champions pada musim 2014-2015.

Karier David Moyes di kursi manajer Manchester United memang tidak berlangsung lama. Setelah tampil tak memuaskan, dia dipecat usai melewati pertandingan sebanyak 51 kali. Satu start baik sebenarnya sempat ditunjukkan Moyes saat menangani MU. Dia mampu memenangi pertandingan dalam dua pertandingan awal.

Saat melawan Wigan Athletic di ajang Community Sheild pada 11 Agustus 2013 menjadi kemenangan perdana Moyes, sementara laga tandang ke markas Swansea City di laga pertama Liga Inggris 2013/2014 menjadi kemenangan keduanya. Selama sekitar 10 bulan menangani MU, Moyes mampu menambah 25 kemenangan. Laga-laga sisanya, sembilan kali berakhir dengan hasil imbang, sedangkan 15 laga lainnya menelan kekalahan.

Dari semua kekalahan itu, 11 dicatatkan di ajang Premier League. Hingga Liga Inggris tinggal menyisakan tiga laga, catatan kekalahan itu merupakan yang terbanyak bagi The Red Devils di era Premier League. Bersama Moyes, MU juga mencatatakan raihan poin terendah dalam 34 laga di Liga Inggris dengan hanya mengoleksi 57 poin sejak musim 1990/1991.

Kendati demikian, Moyes sebenarnya mencatatkan presentase kemenangan terbaik ketiga di antara manajer-manajer yang pernah menangani MU. Opta mencatat presentase kemenangannya sebanyak 50 persen di Liga Inggris. (*)

Gelar Bersama Manchester United
Community Shield 2013-2014
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: