Manajer: Ron Atkinson (1981–1986)

Sport. Football. 1980's. Manchester United Manager Ron Atkinson waves to the crowd at Old Trafford.

(06 Juni 1981-6 November 1986)

Atkinson adalah manajer yang berkarisma. Pada tahun 1981-82 United berada di urutan ketiga di Divisi Utama dan lolos ke Piala UEFA. Pada awal musim, ia mencetak rekor pembelian £ 1.75 juta untuk Bryan Robson dari West Bromwich Albion, dan tak lama kemudian mendatangkan Remi Musa dari klub yang sama dan striker Arsenal Frank Stapleton. Ia juga memberikan debut yang menjanjikan untuk Norman Whiteside muda pada bulan April 1982, tepat sebelum ulang tahunnya yang ke-17.

Personal information
Full name Ronald Frederick Atkinson
Date of birth 18 March 1939
Place of birth Liverpool, England
Playing position Wing half
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
1956–1959 Aston Villa 0 (0)
1959–1971 Oxford United 384 (14)
Teams managed
1971–1974 Kettering Town
1974–1978 Cambridge United
1978–1981 West Bromwich Albion
1981–1986 Manchester United
1987–1988 West Bromwich Albion
1988–1989 Atlético Madrid
1989–1991 Sheffield Wednesday
1991–1994 Aston Villa
1995–1996 Coventry City
1997–1998 Sheffield Wednesday
1999 Nottingham Forest

Musim 1982-83 United tampil dua kali di Wembley, salah satunya memenangkan Piala FA melawan Brighton & Hove Albion dan berada di peringkat ketiga di liga. Ini memicu semangat tim untuk kembali ke masa kejayaan. Meskipun sempat menduduki puncak liga, United dua kali ditelikung Liverpool yang berhasil juara di dua musim terakhir.

Musim ini juga ditandai terobosan Norman Whiteside muda sebagai salah satu pemain terbaik yang tampil di Divisi Utama. Whiteside juga mencetak gol saat partai ulangan final Piala FA ketika United mengalahkan Brighton 4-0 setelah bermain imbang 2-2 di pertandingan pertama.

Pada 1983-84, sisi Atkinson mencapai semi-final Piala Winners Eropa dan urutan keempat di Divisi Pertama, dan kalah 2-0 dari AFC Bournemouth, klub Divisi III di putaran pertama Piala FA. Pada akhir musim ia menjual gelandang Ray Wilkins kepada Milan dengan fee £ 1.5 juta, dan ditandai munculnya striker muda Mark Hughes. Daripada terjun ke bursa transfer untuk nama besar, Atkinson bergeser striker Norman Whiteside (19) ke lini tengah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Wilkins dan memungkinkan Hughes untuk membentuk kemitraan dengan Frank Stapleton di depan.

Pada 1984-1985, United memenangkan Piala FA. Namun, Atkinson dan timnya tidak diberikan kesempatan bermain di Piala Winners Eropa sebagai buntut bencana Heysel pada final Piala Eropa tahun itu, mengakibatkan larangan bagi semua klub Inggris di kompetisi Eropa (akhirnya berlangsung lima tahun).

Pada 1985-1986 mereka memenangkan 10 pertandingan pertama mereka dari musim liga dan nyaman di puncak klasemen. Namun, mereka merosot ke posisi keempat dan Liverpool keluar sebagai juara. Dengan larangan klub-klub Inggris di kompetisi Eropa yang terus berlanjut, bahkan tidak ada penghiburan tempat Piala UEFA. Fans kembali kecewa karena Mark Hughes dijual ke FC Barcelona pada akhir musim.

Atkinson kemudian membeli Peter Davenport dari Nottingham Forest sebesar £ 570,000 untuk menggantikan Hughes pada Maret 1986. Meskipun sempat bermain baik, Davenport gagal membawa keusksesan untuk United seperti yang dilakukan Hughes. Musim 1986 dekat menyaksikan gunung spekulasi bahwa Atkinson akan dipecat oleh Manchester United dan bahwa Alex Ferguson Alex dari Aberdeen diisukan akan menjadi pengganti. Namun Atkinson tetap melatih United pada musim 1986-87.

Atkinson menghabiskan biaya lebih dari £ 8 juta untuk pemain-yang baru termasuk Bryan Robson, Gordon Strachan dan Jesper Olsen. Dia juga membawa para pemain muda seperti Norman Whiteside, Mark Hughes dan Paul McGrath. Ia membawa United merebut dua Piala FA dan menjadi manajer tersukses setelah Matt Busby.

Musim 1986-87 dibuka dengan tiga kekalahan beruntun, dan meskipun kemajuan kecil pada bulan September dan Oktober yang termasuk menang 5-1 di kandang atas Southampton di liga, tekanan pada Atkinson tetap besar dan klub akhirnya kehabisan kesabaran pada 6 November 1986 ketika dia diberhentikan sebagai manajer dua hari setelah kalah 4-1 dari Southampton di Piala Liga. United juga saat itu berada di peringkat kedua dari bawah di Divisi Utama. (*)

Gelar Bersama Manchester United
Piala FA 1983, 1985
Advertisements
1 comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: