FOKUS: Timothy Fosu-Mensah, Talenta Serbabisa yang Siap Melegenda

Seorang bek yang kuat dan serbaguna. Dua kemampuan itu ditunjang dengan tubuh atletis dan kecepatan. Timothy Fosu-Mensah memiliki bakat alami untuk bermain sepak bola. Dia pun siap meniti karir sebagai salah satu legenda Manchester United.

Fosu-Mensah awalnya bermain debagai bek tengah, saat bermain untuk Ajax, ketika dia menarik perhatian United selama AEGON Future Cup. Dia menyelesaikan berkas kepindahannya ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas pada 2 September 2014 sebelum dipaksa untuk menunggu izin internasional.

Setelah melakoni debut untuk United U-18 dengan kekalahan 2-0 di Everton pada bulan November, Fosu-Mensah membuat 18 penampilan sebagai starter di musim pertamanya. Dia pun berhasil mendapatkan tempat di tim U-21.

Kapten timnas Belanda U-17 itu membutuhkan beberapa waktu untuk beradaptasi dengan kultur dan kebiasaan di klub baru. Dalam waktu singkat, dia muncul sebagai pemain berpengaruh, menunjukkan penampilan kelas tinggi di beberapa partai besar.

“Tim membuat dampak,” kata mantan pelatih U-18 Paul McGuinness. “Dia anak yang sangat baik dalam pertandingan FA Youth Cup. Dia bermain di lini tengah dan di belakang dan, sebagai tambahan baru, menetap di klub membutuhkan waktu. Jelas, dia menunjukkan beberapa kualitas yang benar-benar baik. Dia memiliki akselerasi yang sangat baik untuk memenangkan bola dan kemudian menyisir ke depan. Dia telah menunjukkan beberapa karya yang luar biasa.”

Meski nominalnya bek tengah, Fosu-Mensah sering didorong ke lini tengah untuk membantu mempertajam area lain. Ada harapan tinggi untuk Fosu-Mensah dan dia didorong ke skuad U-21 musim panas lalu di bawah asuhan Warren Joyce. Bisa dibilang, dia lulus setahun lebih cepat di akademi.

Pada pramusim, Fosu-Mensah dimasukkan ke tim yang lebih tua. Meski begitu, dia mampu mencetak gol dalam laga imbang 1-1 melawan Stockport County setelah didorong ke peran lini tengah di paruh kedua.

“Dia [Fosu-Mensah] adalah pemain sepak bola. Jika Anda sedang mencari pemain, Anda harus melihat kekuatan mereka yang sebenarnya. Dia bermain di belakang bagi kita, tapi dia bermain di tengah untuk Belanda. Tapi, Anda harus melihat kekuatan dan apa lagi yang dia tawarkan kepada tim. Kita harus mengasah kekuatannya juga sehingga dia akhirnya dapat dipilih untuk tim pertama,” kata Joyce kepada ManUtd.com pada Agustus 2015.

Tentu saja, fleksibilitas pemain muda tidak mengenal batas karena dia beroperasi dalam peran no.10, tapi kemudian beralih ke posisi lain dan terus menampilkan atributnya. Berjalan di sekitar posisi defensif dan lini tengah dengan mudah, itu bisa dibilang di full-back di mana dia menghasilkan pertunjukan yang paling luar biasa, kualitas tim pertama. Satu pertunjukan di bek kanan, dalam kemenangan 6-1 atas Leicester City U-21, itu pasti kontribusi individu yang terbaik.

Gol pertama, lewat umpan Memphis Depay, dalam kemenangan 7-0 atas Norwich City U-21 di Old Trafford, datang di depan Louis van Gaal. Jelas, dia dapat menawarkan kemampuan dalam berbagai peran di mana dia terus mengembangkan potensi yang sangat besar.

Debut Premier League

Pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, 2 Januari 1998, ini melakoni debut Premier League saat Manchester United menang 3-2 atas Arsenal di Old Trafford pada 28 Februaru 2016. Fosu-Mensah masuk pada menit ke-55 untuk menggantikan Marcos Rojo yang mengalami cedera.

Fosu-Mensah menjadi debutan ke-13 United di musim 2015-2016 di era Louis van Gaal.

“Saya sangat senang – saya hanya merasa kewalahan pada saat itu. Itu adalah hari besar bagi saya. Tapi, saya harus tetap bekerja keras,” kata Fosu-Mensah kepada ManUtd.com setelah pertandingan.

“Itu benar-benar nyata. Para pemain di sekitar saya benar-benar membantu. Tetapi, hal yang paling penting adalah tim bermain baik dan kami melakukan; kami bekerja keras bersama. Arsenal adalah tim besar, jadi kami senang bisa menang. Itu performa yang sangat bagus.”

Kehadirannya Bikin Lini Belakang Kukuh

Saat melawan Tottenham di White Hart Lane, 10 April 2016, gawang Manchester United tetap aman hingga menit ke-68. Lini serang Spurs selalu membentur tembok kukuh bernama Fosu-Mensah di lini kanan pertahanan Setan Merah. Namun, setelah dia ditarik keluar dan digantikan Matteo Darmian di menit ke-68, gawang David De Gea bahkan kebobolan tiga kali hanya dalam empat menit! United pun kalah 0-3.

“Saat Fosu-Mensah keluar digantikan Matteo Darmian dan terjadi gol, apakah itu kebetulan? Saya kira tidak,” ujar legenda Arsenal Ian Wright seperti dikutip BBC Radio Five Live.

Wright yang kini jadi komentator sepak bola bahkan berani menyebut bahwa Fosu-Mensah jauh lebih baik ketimbang Darmian. Di laga ini, Darmian memang membuat dua kesalahan yang menyebabkan gol Tottenham.

“Fosu-Mensah bermain sangat baik. Saya sudah melihat permainan Matteo Darmian yang berharga 18 juta pound itu,” ujar Wright lagi. “Dia belum bisa memberikan kontribusi banyak. Sebaliknya, meski belum lama muncul di tim inti, Fosu-Mensah sudah bisa diandalkan.”

Jauh ke belakang, yakni saat United menang 1-0 atas Watford City, 3 Maret 2016, bek 18 tahun itu juga menjadi bintang dengan memberikan kontribusi maksimal. Salah satunya saat sukses menggagalkan peluang yang dimiliki Troy Deeney dan Odion Ighalo di wilayah pertahanan United. Fosu-Mensah pun mendapat pujian dari sang manajer Louis van Gaal.

“Timothy menyelamatkan kami tiga kali. Saya rasa itu karena kecepatan yang dimilikinya,” kata Van Gaal dalam laman resmi klub. “Saya sangat senang ketika dia berada di lapangan. Sebenarnya dia meminta untuk digantikan pada awal babak kedua, tapi saya membiarkannya tetap di lapangan karena dia selalu berhasil menutup peluang ke gawang kami.”

Yang terbaru, saat United menang 2-1 di laga ulangan perempat final Piala FA melawan West Ham United di Boleyn Ground, 14 April 2016, Fosu-Mensah dinilai menjadi faktor penting. Dia membantu United lolos ke semifinal Piala FA untuk menantang Everton.

Catatkan Rekor Tersendiri

Dalam laga melawan Watford itu, Fosu-Mensah juga mencatatkan rekor tersendiri. Dia menjadi pemain termuda ketiga United yang melakukan debut di Premier League dalam usia 18 tahun 60 hari. Dua pemain sebelumnya adalah Federico Macheda dan Phil Neville.

“Timothy benar-benar bersinar,” puji Michael Carrick. “Pertama-tama, dia datang dan bermain sebagai bek kiri pada laga kontra Arsenal. Itu bukan posisi dimana dia sering bermain. Dia muncul pada situasi yang sulit dan melakukannya dengan luar biasa. Dia atlet sejati. Dai cepat, kuat, dan baik dalam memainkan bola.”

“Laga melawan Watford juga sulit dihadapi. Dia bermain sebagai bek tengah menghadapi dua striker hebat (Troy Deeney dan Odion Ighalo). Keduanya sangat berbahaya. Saya rasa Timothy bermain sangat baik. Pengalaman-pengalaman itu memberinya pijakan yang baik.”

Lima Alasan Kami Mencintai Fosu-Mensah

1: ONE OF OUR OWN

Musim ini menjadi musimnya para pemain muda United dan Fosu-Mensah menjadi produk akademi kedelapan yang membuat debut senior pada musim 2015-2016, ketika dia melangkah dari bangku cadangan melawan Arsenal pada 28 Februari. Ya, dia tiba dari Ajax saat berusia 16 tahun pada bulan September 2014. Dia kemudian menghabiskan 18 bulan dengan bekerja keras di Aon Training Complex dan kemampuannya tidak diragukan lagi telah mengambil catatan dari pertunjukan untuk United U-18 dan U-21. Seperti halnya dengan setiap anak United, lulus ke senior dipeluk dengan tangan terbuka.

2: FIRST TEAM? NO PROBLEM!

Banyak yang telah berbeda antara U-21 dan sepak bola senior dalam beberapa tahun terakhir, baik dari latihan fisik yang bertambah berat dan tekanan mental yang semakin meningkat. Namun, Fosu-Mensah membuat hal itu seakan tidak masalah dengan memainkan delapan laga di tim senior sejauh ini. Bakatnya telah ditempa dengan baik dan hasilnya sudah terlihat. Fosu-Mensah memiliki fisik yang kuat untuk berduel dengan lawan. Dia juga memiliki ketenangan dalam menguasai atau mengantisipasi bola. Tanda-tanda awal yang menjanjikan.

3: MR. VERSATILE

Fosu-Mensah melakukan debut melawan Arsenal di sebagai bek kiri menyusul cederanya Marcos Rojo. Dia kemudian bermain di bek tengah selama kemenangan 1-0 atas Watford di Old Trafford. Dia pun tampil mengesankan sebagai bek kanan di pertandingan terakhir di Tottenham Hotspur dan West Ham untuk menekankan fleksibilitas yang tak ternilai. Tapi, repertoar tidak berakhir di sana, mengingat bahwa dia juga menjadi striker untuk Ajax U-18 dan bahkan bermain sebagai no.10 untuk United U-21 musim panas lalu. Sebuah peran yang lebih dalam di lini tengah namun dapat menjadi posisi terbaiknya dan penggemar menunggu dengan bunga.

Fosu-Mensah has made an excellent start to his United career

4: HE LOVES A TACKLE

Ada banyak saat-saat yang menggairahkan fans sepak bola, seperti penyelesaian indah dan passing sempurna. Namun, untuk urusan sliding tackle, Fosu-Mensah adalah yang terbaik. Dia mempraktikkannya dengan sempurna terhadap Odion Ighalo (Watford) dan Dele Alli (Tottenham).

5: AGE ON HIS SIDE

Saat berumur 18 tahun yang menjadi 19 pada Januari nanti, Fosu-Mensah memiliki karir cerah di Old Trafford yang baru saja dimulai. Akan ada tantangan di depan dan inkonsistensi bisa datang dengan pemuda. Tetapi, tanda-tanda awal menunjukkan bahwa Fosu-Mensah memiliki masa depan yang cerah dengan United.

“Jelas, saya akan terus bekerja keras,” kata Fosu-Mensah kepada ManUtd.com. “Sebagai pemain muda, Anda harus melakukan itu dan terus mendengarkan semua saran dari manajer dan pelatih, terutama jika Anda ingin bermain game. Ketika kesempatan datang, Anda harus bermain baik dan membuat sebagian besar dari itu.”

VIDEO: Analisis TIMOTHY FOSU-MENSAH dalam Debut Starternya

000ca654 copy

Profil Timothy Fosu-Mensah

 
Full name Evans Timothy Fosu-Mensah
Date of birth 2 January 1998 (age 18)
Place of birth Amsterdam, Netherlands
Height 1.90 m (6 ft 3 in)
Playing position Defender
Defensive midfielder
Club information
Current team
Manchester United
Number 51
Youth career
–2014 Ajax
2014–2016 Manchester United
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
2016– Manchester United 6 (0)
National team
2013 Netherlands U15 4 (0)
2013–2014 Netherlands U16 7 (0)
2014–2015 Netherlands U17 13 (1)
2015– Netherlands U19 7 (0)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: